Friday, August 8, 2008

Kawasan Sumber Lumpur Kesongo

Sumber Lumpur Kesongo merupakan kawasan hutan seluas 105,9 ha dengan kekhasan dan keunikan perpaduan hamparan hutan rawa tentatif (5,0 ha) dan savana 83,9 ha serta sumber lumpur 12,0 ha. Kawasan tersebut juga merupakan sarang berbagai 19 jenis aves perlu adanya perlindungan aves migran antara lain burung Kuntul Putih (Bulbucus ibis), Bangau Tongtong (Leptotilos javanicus), Belibis Batu (Dendrocygna javanica), Bambangan Merah (Ixopbrychus cinnamomeus) dan Cangak Merah (Ardea purpurea). KPH Randublatung juga menetapkan zone penyangga kawasan ini seluas 707,2 ha.
Hutan Alam (Natural Forest Origin) pada kawasan ini diidentifikasi sebagai hutan yang mempunyai nilai konservasi tinggi berupa konsentrasi biodiversity HCV1 kawasan hutan dengan keunikan hutan rawa dan savana serta habitat aves migran.

84a Pucung

Terletak di RPH Kemadoh BKPH Pucung, dari kecamatan Jati kurang lebih 7 km ke arah selatan. Merupakan kawasan hutan seluas 34,2 ha dengan dominasi tegakan jati yang ditanam pada tahun 1935 dengan kenampakan vegetasi mendekati hutan alam sekunder dengan indikator ditemui tumbuhan liana. KPH Randublatung juga menetapkan zone penyangga kawasan ini seluas 174,1 ha.
Dengan kenampakan idneik dengan Hutan Alam Sekunder (Semi Natural Forest Origin) pada kawasan ini diidentifikasi sebagai hutan yang mempunyai nilai konservasi tinggi berupa konsentrasi biodiversity HCV2.
Dijumpai satwa RTE yang dijumpai adalah elang bido (Spilornis cheela) &Jelarang Bilalang (Ratufa affinis).